Minggu, 06 Januari 2013

Catatan kaki
Hendra


                                                                FUNGSI KOMUNIKASI

Rudolph F.Verderber[1] mengemukakan bahwa komunikasi mempunyai dua fungsi. Pertama, fungsi social, yakni untuk tujuan kesenangan, untuk menunjukkan ikatan dengan orang lain, membangun dan memelihara hubungan.[2] Kedua, fungsi pengambilan keputusan, yakni memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu, seperti: apa yang akan kita makan pagi hari, apakah kita akan kuliah atau tidak, bagaimana belajar untuk menghadapi tes. Menurut Verderber, sebagian keputusan ini dibuat sendiri, dan sebagian lagi dibuat setelah berkonsultasi dengan orang lain. Sebagian keputusan bersifat emosional, dan sebagian lagi melalui pertimbangan yang matang. Semakin penting keputusan yang akan dibuat, semakin hati-hati tahapan yang dilalui untuk membuat keputusan. Verderber menambahkan, kecuali bila keputusan itu bersifat reaksi emosional, keputusan itu biasanya melibatkan pemrosesan informasi, berbagai informasi, dan dalam banyak kasus, persuasi, karena kita tidak hanya perlu memperoleh data, namun sering juga untuk memperoleh dukungan atas keputusan kita. Howard F. Stein dan Robert F.Hill[3] menyebutkan inti diri (the core of one’s self), sedangkan George De Vos[4] melukiskannya dalam arti sempit sebagai “perasaan sinambung dengan masa lalu, 88perasaan yang dipupuk sebagai bagian penting defenisi-diri”. Identitas etnik seseorang berkembang melalui internalisasi atas”pengkhasan” (typication) diri oleh orang lain, khususnya orang orang dekat di sekitarnya, mengenai siapa orang itu dan siapa orang lain berdasarkan latar belakang etnik.[5]


[1] Rudolph F. Verderber,Communicate!(California: Wadsworth,1978),hlm.17.
[2] Ibid.
[3] Howard F. Stein &Robert F.Hill, The Ethnic Imperative: Examining the New White Ethnic Movement (Pennsylvania :  The Pennsylvania State University Press,1997),hlm.182.
[4] George De Vos , Ethnic  Indentity: Cultural Continuities and change.(California: Mayfield, 1975),hlm.5.
[5] Howard F. Stein & Robert F.Hill, loc.cit.

Catatan Perut

                                                                FUNGSI KOMUNIKASI
Rudolph F.Verderber (1978:17) mengemukakan bahwa komunikasi mempunyai dua fungsi. Pertama, fungsi social, yakni untuk tujuan kesenangan, untuk menunjukkan ikatan dengan orang lain, membangun dan memelihara hubungan (1978:17). Kedua, fungsi pengambilan keputusan, yakni memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu, seperti: apa yang akan kita makan pagi hari, apakah kita akan kuliah atau tidak, bagaimana belajar untuk menghadapi tes. Menurut Verderber, sebagian keputusan ini dibuat sendiri, dan sebagian lagi dibuat setelah berkonsultasi dengan orang lain. Sebagian keputusan bersifat emosional, dan sebagian lagi melalui pertimbangan yang matang. Semakin penting keputusan yang akan dibuat, semakin hati-hati tahapan yang dilalui untuk membuat keputusan. Verderber menambahkan, kecuali bila keputusan itu bersifat reaksi emosional, keputusan itu biasanya melibatkan pemrosesan informasi, berbagai informasi, dan dalam banyak kasus, persuasi, karena kita tidak hanya perlu memperoleh data, namun sering juga untuk memperoleh dukungan atas keputusan kita. Howard F. Stein dan Robert F.Hill (1997:182) menyebutkan inti diri (the core of one’s self), sedangkan George De Vos (1975:5) melukiskannya dalam arti sempit sebagai “perasaan sinambung dengan masa lalu, 88perasaan yang dipupuk sebagai bagian penting defenisi-diri”. Identitas etnik seseorang berkembang melalui internalisasi atas”pengkhasan” (typication) diri oleh orang lain, khususnya orang orang dekat di sekitarnya, mengenai siapa orang itu dan siapa orang lain berdasarkan latar belakang etnik (1975:5).


DAFTAR PUSTAKA
Hill,Robert F.1997.The Ethnic Imperative: Examining the New White Ethnic Movement.Pennsylvania :The        Pennsylvania State University Press.
Verdeber ,Rudolph F.1978.Communicate!.California:Wadsworth.
Vos,George De.1975.Ethnic Identity: Cultural Continuities and Change.California:Mayfield.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar